Modifikasinya Tidak Kalah Dengan Luar Negeri
Uya kuya, mungkin nama ini sudah tidak asing lagi ditelinga anda, seorang aktor komedi yang pada saat itu datang bersama istri-nya terlihat sangat antusias sekali melihat satu persatu mobil modifikasi milik peserta kontes. "Okelah, biar lebih kreatif lagi modif-modifnya lebih beranilah," kata Uya. Pria yang mengaku tidak suka modifikasi terlalu ekstrem ini menilai semua hasil modifikasi bagus tapi ada beberapa yang biasa-biasa saja. "Enggak semua bagus terlalu biasa juga ada".
Selain aktor kami juga menemui seorang penyanyi perempuan yang pernah berkolaborasi dengan salah satu band beraliran ska dia adalah Chelsea Baker. Ditengah-tengah kesibukannya sebagai seorang penyanyi, Chelsea Baker menyempatkan diri hadir di event ini, selain melihat mobil milik teman-temannya yang ikut kontes, ia juga sangat meyenangi event modifikasi.
Nah kalau pendapat yang satu ini datangnya dari mahasiswa dan
mahasiswi, sebagai orang yang baru pertama kali datang ke event Djarum Black Autoblackthrough, Perdana dan Lenny punya pendapat sendiri-sendiri
mengenai event ini. "Event ini bagus banget, gue juga melihatnya takjub
enggak kalah sama yang diluar negri gitu, di Indonesia ternyata
bagus-bagus banget," katanya. Sedangkan menurut Lenny "Menurut gue
disini keren banget, cool, semua mobil-mobilnya keren-keren, dan
kreatif-kreatif," katanya. Tak lupa mereka berharap agar event ini
diadakan lebih besar lagi dan tidak kalah dengan event-event serupa yang
ada di luar negri.
"Harapan kedepan semoga anak-anak modif didalam
negeri ini enggak kalah sama yang diluar negeri, dan semoga tambah
kreatif kedepannya, tambah keren, tambah maju, tambah cool," kata Lenny.
Sedangkan Perdana mengungkapkan "Eventnya diadain lebih gede lagi kalau
bisa di out door dan mobil-mobilnya lebih banyak lagi," ungkapnya.
Sampai jumpa di Djarum Black Autoblackthrough tahun depan bye bye.